Ketika anak memiliki phobia, apa yang harus Anda lakukan?

  • Siapa yang tidak kenal dengan phobia? Phobiaadalah sebuah mekanisme pelarian diri dari konflik-konflik batin jiwa seseorang. Para ahli menyebutkan ada lebih dari 400 jenis phobia atau ketakutan secara berlebihan yang pernah ditangani, mulai dari phobia yang rasional hingga irasional. Phobia dapat menyerang siapa saja, termasuk balita. Belum ada penjelasan apa yang menyebabkan phobia, karena setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda meskipun phobia yang dialami sama.

    Phobia dapat menimbulkan stres bahkan mengancam produktivitas. Pada anak-anak, phobia dapat merampas rasa percaya diri, sehingga berpengaruh besar terhadap perkembangan emosi serta kejiwaannya saat tumbuh dewasa. Jadi, apa yang harus Anda lakukan untuk membantu anak keluar dari phobia? Berikut ini adalah saran dari beberapa ahli untuk mengatasi phobia yang dialami oleh anak- anak.

  • 1. Kenalkan pada sumber rasa takut

    Jika anak takut pada laba-laba, kenalkan mereka kepada binatang tersebut melalui buku-buku atau media elektronik. Beri penjelasan bahwa binatang tersebut sebenarnya jinak asalkan manusia tidak menganggunya. Sedangkan pada kasusphobia yang lain, intinya tetap sama. Berikan pemahaman yang benar dan masuk akal, sehingga anak-anak mampu memahami bahwa hal-hal tersebut sebenarnya tidak perlu ditakuti.

  • 2. Melatih anak melawan rasa takut

    Misal, untuk mengatasi phobia ketinggian, Anda dapat mulai melatih anak secara bertahap dengan menggunakan anak tangga di rumah Anda, atau mengajaknya mengunjungi gedung-gedung tinggi.

  • 3. Beri dukungan dan semangat

    Agar anak jadi semakin percaya diri, segera beri dukungan dan semangat setiap kali dia berhasil mengatasi rasa takutnya.

  • 4. Ciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman

    Rasa takut yang dialami oleh anak- anak bisa bermacam-macam penyebabnya. Ciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman agar mereka memiliki energi untuk mengatasi rasa takutnya.

  • 5. Jangan membuatnya malu

    Jangan pernah membuatnya malu dengan menertawakannya atau memarahinya di hadapan umum. Sebaliknya, besarkan hatinya dan hibur dia ketika belum mampu mengatasi rasa takutnya.

  • 6. Jangan pernah bosan membantunya

    Dibutuhkan waktu yang cukup lama hingga seseorang bisa benar-benar terbebas dari phobia. Karena itu, jangan pernah bosan untuk membantunya.

  • 7. Jangan pernah memaksanya

    Ketika seorang anak benar-benar phobia akan sesuatu, jangan pernah memaksanya untuk menjadi berani, bila tidak Anda hanya akan membuatnya jadi semakin pengecut.

  • 8. Jangan menakut-nakutinya

    Phobia yang dialami oleh seorang anak jangan pernah dijadikan sebagai bahan lelucon untuk menakuti-nakutinya. Itu justru akan membuat phobia-nya jadi semakin parah dan sulit untuk dihilangkan.

  • 9. Lakukan hypnoterapi sederhana

    Pada saat akan tidur, ceritakan hal-hal yang selama ini sering membuatnya takut, dan mensugestinya dengan mengatakan, “Ya Tuhan, aku adalah anak pemberani, aku anak kuat. Aku berani dengan laba-laba, aku menyayangi laba-laba.” Ulangi cara ini selama beberapa kali, lakukan dengan kesabaran hingga dia berhasil mengatasi ketakutannya.

  • 10. Lakukan konseling

    Ketika anak-anak mengalami phobia, sebenarnya mereka butuh tempat untuk menceritakan ketakutannya. Karena itu, luangkan waktu Anda untuk cari tahu lebih dalam apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya, dengan demikian Anda bisa menemukan cara yang tepat untuk membantu mengatasinya

Incoming search terms:

Reply