Inilah Tanggapan Krishna Mengenai Kasus Jessica Bahwa Kemungkinan Besar Dapat Lolos Jika Pelaku Gangguan Jiwa

Penyidik Polda Metro Jaya hingga saat ini masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27). Kini, penyidik tengah memeriksa kondisi kejiwaan teman satu kampus Mirna saat menempuh pendidikan di Sidney, Australia itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menjelaskan Jessica berpeluang lepas dari jeratan hukum jika mengalami gangguan jiwa.

“Ya jika terbukti ada gangguan jiwa bisa lolos, makanya kami lihat hasilnya dari pihak yang memeriksa,” ujar Krishna kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (12/2).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push();

Menurut Krishna, psikolog mengatakan bahwa Jessica memiliki pengetahuan dan pengendalian emosi yang baik. Namun, lanjutnya, pihaknya harus memastikan kondisi psikis Jessica melalui psikater terlebih dulu.

“Kata psikolog yang bersangkutan normal dalam arti sehat. Tapi kan psikiatri beda lagi keilmuannya jadi ini kami tunggu jawabannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jessica menjalani tes psikiatrik di Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pantauan merdeka.com, hingga pukul 21.00 WIB, Jessica belum juga keluar dari ruangan pemeriksaan kejiwaan.

Berdasarkan keterangan dari pengacara Jessica, Yudi Wibowo, Jessica dipastikan menginap untuk melanjutkan proses pemeriksaan kejiwaan besok.

“Pemeriksaan keseluruhannya belum selesai, daripada dia bolak-balik lagi pemeriksaan. Hari ini dia dipastikan nginap untuk melanjutkan pemeriksaan esok hari,” ucap Yudi.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push();
Hingga malam ini, Jessica masih berada di ruang Poli Kejiwaan Rumah Sakit Cipto. Seorang polisi yang berjaga di RSCM pun membenarkan jika Jessica menginap di RSCM. Bahkan menurut dia, Jessica bisa saja menginap hingga lima hari ke depan.