MENGENAL PENYAKIT HEPATITIS DAN CARA PENCEGAHANNYA

MENGENAL PENYAKIT HEPATITIS DAN CARA PENCEGAHANNYA
    Hepatitis adalah peradangan yang terjadi pada hati, yang disebabkan oleh konsumsi alcohol yang berlebihan, penyalahgunaan obat-obatan serta bisa juga karena infeksi virus hepatitis yang dapat menyebabkan komplikasi pada organ hati.

MENGENAL PENYAKIT HEPATITIS DAN CARA PENCEGAHANNYA 

Penyebab

a.      Hepatitis yang disebabkan oleh Non virus yaitu:
         Hepatitis alkoholik yang disebabkan karena mengkonsumsi alcohol yang berlebihan
         Hepatitis karena obat yang disebabkan oleh pengaruh obat-obatan tertentu seperti Rifampicin

       b.      Hepatitis yang  disebabkan oleh virus
     Hepatitis yang disebabkan oleh virus dapat menyebabkan sel-sel hati mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pada umumnya sel-sel hati dapat tumbuh kembali, namun membutuhkan waktu yang lama dan harus banyak istirahat. Hepatitis yang disebabkan oleh virus dapat dibagi menjadi:

         Hepatitis A, disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV) yang merupakan virus RNA dari family enterovirus yang berdiameter 27 nm. Masa inkubasi rata-rata adalah 30 hari. Biasanya penyakit ini sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.  Penularan terjadi melalui makanan dan minuman yang sudah terinfeksi virus. Memakan keran yang sudah mengandung virus  yang tidak dimasak dengan baik.
         Hepatitis B, yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) yang merupakan virus DNA yang berkulit ganda berukuran 42 nm. Masa inkubasinya yaitu 60-90 hari. Penularan HBV  melalui parenteral, seksual, transfusi darah. Infeksi HBV merupakan penyebab utama dari penyakit hepatitis akut, hepatitis kronis, sirosis hati dan kanker hati.
         Hepatitis C, disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV) yang merupakan virus RNA untai tunggal mempunyai diameter 50-60 nm. Masa inkubasi virus ini yaitu 15-160 hari. Penularan virus ini melalui rute parenteral dan pemakaian obat melalui intravena dan transfusi darah. HCV kronis berkaitan erat dengan perkembangan kanker hati. Sebuah penelitian telah memastikan bahwa adanya keadaan karier HCV yang terjadi pada 1-6% dari para sukarelawan donor darah.
         Hepatitis D yang disebabkan oleh virus hepatitis D (HDV) yang merupakan virus RNA berukuran 35-37 nm dan membutuhkan HBsAg yang berperan sebagai lapisan luar partikel yang infeksius. Hepatitis D hanya hanya terjadi pada orang yang sudah terinfeksi hepatitis B (HBV). Penularan biasanya melalui serum dan penggunaan obat melalui intravena. Masa inkubasi virus ini sama seperti HBV sekitar 1 sampai 2 bulan.
         Hepatitis E yang disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV) yang merupakan virus RNA untai tunggal yang berdiameter kurang dari 32 nm dan tidak berkapsul. Virus ini ditularkan melalui fekal oral. Masa inkubasinya yaitu sekitar 6  minggu.
         Hepatitis G (HGV) yang merupakan flavirus RNA. Yang dapat ditularkan melalui air dan hubungan seksual. Seseorang yang beresiko terinfeksi virus ini yaitu seseorang yang tengah menjalani transfusi darah, penggunaan obat melalui rute intravena dan pasien hemodialisis.

Tanda dan Gejala

         Kuku, mata dan kulit tampak berwarna kekuningan (Penyakit kuning)
         Air seni berwarna pekat dan tinja yang berwarna pucat
         Nafsu makan yang menurun
         Nyeri pada lambung
         Mual, Muntah
         Sakit kepala dan kelelahan

Penatalaksanaan

    Tidak ada terapi yang spesifik untuk pengobatan hepatitis akut. Sebagian besar hanyalah terapi suportif yang terdiri dari bed rest sampai ikterusnya mereda, diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat (jika pasien kehilangan nafsu makan atau muntah-muntah sebaiknya diberikan infuse),  penghentian dari pengobatan yang berisiko hepatotoxic, membatasi aktivitas fisik hingga gejala mereda dan fungsi hatinya normal kembali.

Pencegahan

a.      Untuk mencegah menularnya infeksi hepatits dapat dilakukan dengan cara:
         Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan pemberian  vaksin dan imunisasi anti hepatitis sesuai dengan jenis hepatitis nya.
         Cuci tangan anda dengan sabun setelah beraktifitas, keluar dari toiler, selesai berjabat tangan dengan orang lain dan sebelum makan.
         Hindari  konsumsi alcohol dan narkoba
         Hindari pemakaian alat cukur bersama
         Hindari obat-obatan yang dapat merusak hati
         Latihan fisik secara teratur
         Istirahat yang cukup
         Diet sehat dan seimbang, perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur dan protein yang bebas lemak.
         Hubungan seks yang sehat dan tidak berganti-ganti pasangan

b.      Jika sudah terinfeksi
         Jika sudah terinfeksi virus hepatitis, jangan menyumbangkan darah dan organ anda
         Tutup luka anda dengan pembalut yang tahan terhadap air
         Pastikan bahwa orang lain tidak terkena darah dan dan cairan tubuh anda.
         Bersihkan segala tumpahan dengan baik menggunakan detergen dan air.
By Innah Hanur