HEBOH!! Sekian Lama Hilang, Tim Sejarawan Umumkan Penemuan Makam Sultan Sulaiman

TIM peneliti sejarah Hungaria mengumumkan penemuan makam tokoh besar Ottoman Turki, Sultan Sulaiman pada Rabu, (9/12/15). Demikian dilansir dalam World Bulletin, Kamis (10/12/15).

Ketua peneliti Norbert Pap mengatakan, makam Sultan Sulaiman sudah lama dinyatakan hilang. Ia bersama timnya sudah mempelajari situs tersebut sejak tahun 2013. Namun mereka baru melakukan penggalian lokasi yang diduga milik Sultan besar itu sejak bulan Oktober lalu.

“Anda bisa bertaruh bahwa ini adalah benar-benar makam Sultan Sulaiman yang lama telah hilang,” Ujar Pap.

Saat ini penggalian dihentikan karena musim dingin tiba, namun tim Pap mengkonfirmasi bahwa penggalian akan dilanjutkan pada bulan April mendatang.

Seperti diketahui, Sultan Sulaiman merupakan penguasa besar Ottoman yang Lahir pada tahun 1494, dengan pemerintahan terpanjang dari tahun 1520-1566. Selain itu, prestasi besarnya ialah berhasil memperluas wilayah Ottoman dari Balkan, Timur Tengah hingga Afrika Utara.

Laporkan iklan?
Menurut Pap, ia meyakini Sultan meninggal pada usia 71 th, pada awal September 1566, saat istananya dikepung oleh pasukan Hungaria di Szigetvar, 190 kilometer (120 mil) selatan dari Budapest, sekarang wilayah tersebut berupa perbatasan Hungaria dengan Kroasia.

Pap menjelaskan, Objek dan dekorasi di dinding fragmen yang ditemukan sesuai dengan yang ada di makam Istanbul, sementara lokasi struktur juga cocok dengan gambar sejarah.

Pap juga menambahkan, dalam penggalian itu juga ditemukan sisa-sisa sebuah masjid, biara, dan bangunan lainnya, yang semua lokasinya cocok dengan kota Ottoman . Apalagi penemuan Turbek yang digambarkan pada peta Perancis abad pertengahan dengan tulisan: “Di sini terletak Suleyman.”

“Penemuan ini sangat luar biasa. Akhirnya kota unik dalam sejarah Ottoman Hungaria bisa ditemukan,” kata peneliti yang kini bekerja sebagai profesor geografi di University of Pecs di Hungaria Selatan dan penemu Turbek pada tahun 2013 itu.

Duta besar Turki di Budapest Sakir Fakili mendukung penemuan makam Sultan Sulaiman itu. Bukan hanya Turki, pemerintah Hungaria pun ikut membantu penelitian ini.

“Semua orang di Turki bertanya-tanya di mana makam Sultan Sulaiman berada? Akhirnya sekarang, kita sebentar lagi akan memperoleh jawabannya,” tandas Fakili.

Sumber: Islampos.com